Tidak semua rumah memiliki lahan yang cukup luas untuk dibuat menjadi taman. Namun, jika rumah tidak memiliki tanaman sama sekali pastinya akan terasa kurang segar. Apalagi, tanaman juga memiliki peran penting untuk membantu membersihkan udara dan juga mempercantik tampilan rumah. Nah, untuk Anda yang ingin memiliki taman tetapi hanya ada lahan di dalam rumah, bisa memilih tanaman indoor. Yuk, cari tahu terlebih dahulu perbedaan tanaman indoor dan outdoor!
7 Perbedaan Tanaman Indoor dan Outdoor

Berikut adalah perbedaan antara tanaman indoor dan outdoor yang perlu Anda ketahui sebelum menanamnya:
1. Asal Tanaman
Tanaman indoor merupakan tanaman yang pada umumnya berasal dari daerah tropis. Sementara tanaman outdoor cenderung berasal dari berbagai daerah. Itulah mengapa tanaman indoor sering disebut dengan tanaman tropis atau tanaman hias tropis.
Baca Juga: 7 Tanaman Ini Tidak Boleh Ditaruh di Depan Rumah
2. Tingkat Kelembapan

Asal tanaman indoor memengaruhi karakteristiknya, di mana tanaman ini lebih cocok ditanam pada area dalam rumah yang cenderung lembap dibandingkan dengan area luar rumah. Apalagi pada negara tertentu yang memiliki iklim kering.
3. Kebutuhan Cahaya
Tanaman indoor ada yang membutuhkan cahaya matahari tetapi ada juga yang dapat bertahan tanpa paparan sinar matahari. Berbeda dengan tanaman outdoor yang umumnya akan mengalami masalah pertumbuhan ketika tidak mendapat sinar matahari yang cukup.
4. Pertumbuhan Tanaman
Tanaman indoor memiliki tingkat pertumbuhan yang cukup terbatas, terutama untuk tanaman hias. Sementara tanaman outdoor memiliki tingkat pertumbuhan yang bervariasi, bahkan ketinggiannya bisa mencapai beberapa meter pada jenis pohon tertentu.
5. Menyerap Polutan
Semua tanaman memiliki kemampuan untuk menyerap polutan, baik tanaman indoor maupun outdoor. Namun, beberapa jenis tanaman indoor memiliki kemampuan yang cukup tinggi dalam menyerap polutan di udara rumah dibandingkan dengan penyerapan oksigen yang terjadi saat malam hari.
6. Penyiraman

Semua tanaman pastinya membutuhkan perawatan dan penyiraman, tetapi untuk tanaman indoor pada umumnya tidak perlu sering disiram karena berada pada area yang lembap dengan suhu terkontrol. Menyiramnya terlalu sering justru bisa membuatnya mudah busuk. Sementara untuk tanaman outdoor terkadang membutuhkan penyiraman lebih rutin dengan takaran air secukupnya sesuai kebutuhan tanaman.
7. Ketahanan
Tanaman indoor cenderung jarang mengalami masalah serangan hama maupun penyakit karena jarang terpapar oleh banyak hal. Sementara tanaman outdoor lebih rentan mengalami serangan karena paparan hujan, panas matahari, maupun berbagai hewan lainnya.
Baca Juga: 10 Jenis Tanaman Hidroponik, Cocok Ditanam di Belakang Rumah
Rekomendasi Tanaman Indoor
Tertarik untuk menanam tanaman indoor? Berikut ini adalah beberapa rekomendasinya untuk Anda:
1. Sukulen

2. Lidah Mertua

3. Monstera

4. Aglonema

5. Peace Lily

Semua tanaman indoor di atas tetap membutuhkan sinar matahari untuk proses fotosintesisnya. Namun, hindari menempatkannya pada area yang terkena sinar matahari secara langsung karena justru dapat mengganggu kesehatan tanaman. Sebaiknya, letakkan berbagai tanaman indoor tersebut pada area dekat jendela, sehingga tetap bisa terkena sinar matahari tetapi secara tidak langsung.
Jadi, apakah Anda tertarik untuk menanam tanaman indoor? Atau tetap lebih menyukai tanaman outdoor? Tidak masalah tanaman apa pun yang Anda pilih, selama Anda memerhatikan perawatannya. Jika Anda membutuhkan berbagai informasi lain untuk mempercantik rumah, Anda bisa mengunjungi halaman inspirasi pada website SCG CBM.
Bagikan:



