Lewati ke konten utama
Atap transparan

7 Jenis Atap Transparan serta Kelebihan dan Kekurangannya

Atap transparan sering menjadi favorit karena bisa meningkatkan estetika tampilan rumah. Apalagi saat ini tersedia banyak pilihan material yang bisa digunakan untuk atap transparan rumah Anda. Namun, dengan banyaknya pilihan tersebut, justru terkadang membuat bingung harus memilih yang mana. Supaya Anda tidak kebingungan, berikut ini adalah informasi mengenai berbagai material untuk atap transparan rumah Anda.

1. Atap Polikarbonat

Atap transparan
Image by evening_tao on Freepik

Atap polikarbonat adalah atap yang terbuat dari material plastik polikarbonat dan umum digunakan dalam pembuatan atap untuk kanopi maupun teras rumah. Untuk atap transparan, atap dengan material polikarbonat cukup diminati karena:

  1. Memiliki tampilan yang bersih.
  2. Bobot yang ringan.
  3. Tahan lama.
  4. Tahan terhadap suhu ekstrem.
  5. Instalasi mudah.

Namun, di balik kelebihannya atap transparan polikarbonat juga memiliki kekurangan, antara lain:

  1. Tidak tahan terhadap goresan.
  2. Paparan zat kimia tertentu dapat menyebabkan kerusakan.

Baca Juga: Intip Desain Atap Rumah Kekinian. Keren Abis, Loh!

2. Atap Kaca

Atap transparan
Image by wirestock on Freepik

Material kaca yang bersifat transparan juga umum digunakan untuk pembuatan atap. Beberapa kelebihan yang dimiliki atap ini yaitu:

  1. Memiliki tampilan yang elegan.
  2. Mudah dibersihkan.

Namun, atap yang terbuat dari kaca juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

  1. Risiko pecah tinggi.
  2. Bobot yang cukup berat.
  3. Mudah tergores.

3. Atap Fiber

Atap transparan
Photo by Declan Sun on Unsplash

Atap fiber sering digunakan untuk atap kanopi, biasanya yang digunakan adalah atap bergelombang dan tidak transparan. Namun, saat ini mulai banyak juga yang memanfaatkan atap ini di rumahnya karena berbagai kelebihannya, yaitu:

  1. Harganya terjangkau.
  2. Pemasangan yang sederhana.
  3. Bebas korosi.
  4. Bobot yang ringan.

Sementara untuk kekurangan yang dimiliki oleh atap ini yaitu:

  1. Tampilannya yang kurang estetik.
  2. Tidak tahan terhadap benturan.
  3.  Tidak ada peredaman panas matahari yang masuk.

4. Atap PVC

Atap transparan
Photo by Declan Sun on Unsplash

PVC sering diidentikan dengan pipa air. Padahal material ini juga bisa digunakan untuk pembuatan atap transparan. Atap transparan yang terbuat dari polyvinyl chloride atau PVC memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

  1. Bobot yang ringan.
  2. Harga yang terjangkau.
  3. Durabilitas tinggi.

Sementara untuk kekurangan dari atap ini yaitu:

  1. Tidak dapat didaur ulang.
  2. Proses instalasinya yang cukup rumit.

Baca Juga: Cari Tahu Kelebihan dan Kekurangan Atap Kanopi Transparan!

5. Atap uPVC

Atap transparan
Image by evening_tao on Freepik

Unplasticized polyvinyl chloride atau uPVC bisa dikatakan sebagai pengembangan dari PVC. Atap dengan material ini memiliki beberapa kelebihan, yaitu:

  1. Tahan api, sehingga mengurangi risiko penyebaran api saat kebakaran.
  2. Bebas dari BPA.
  3. Bobot yang ringan. 
  4. Dapat didaur ulang.

Namun, atap ini juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya yaitu:

  1. Rentan terhadap benturan.
  2. Proses instalasi yang rumit dan membutuhkan orang yang berpengalaman.

6. Atap Spandek

Atap transparan
Image by mrsiraphol on Freepik

Atap spandek adalah atap yang terbuat dari material logam tipis yang diproses menjadi lembaran dengan permukaan bergelombang. Beberapa kelebihan dari atap ini adalah:

  1. Proses pemasangan mudah.
  2. Tahan terhadap beban berat.
  3. Anti rayap.
  4. Memiliki bobot ringan.

Sementara untuk kekurangan dari atap ini adalah:

  1. Mudah menyerap panas matahari.
  2. Peredaman suara yang kurang bagus.

7. Atap Akrilik

Shinkolite Heat Cut

Akrilik adalah material transparan yang sering kali digunakan untuk pengganti material kaca karena lebih aman. Berikut ini beberapa kelebihan dari atap akrilik:

  1. Memiliki bobot yang ringan.
  2. Tampilan menyerupai kaca.
  3. Tahan terhadap sinar UV.

Beberapa kekurangan dari atap ini adalah:

  1. Dapat menghantarkan panas.
  2. Rentan terhadap goresan.

Itulah berbagai kelebihan dan kekurangan dari 7 material atap transparan yang bisa Anda pilih. Jika saat ini Anda tertarik untuk menggunakan atap transparan tapi masih ragu karena takut membuat ruang di bawahnya menjadi panas, Anda bisa menggunakan Atap Akrilik Shinkolite Heat Cut. Meskipun atap ini terbuat dari akrilik, tetapi memiliki perlindungan terhadap panas hingga 48-59%. Jadi, Anda tidak akan merasa kepanasan saat berada di bawahnya. Tertarik untuk menggunakannya? Anda bisa hubungi kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai produk ini.

Bagikan: