Air bersih dalam rumah tangga dibutuhkan untuk banyak keperluan, mulai dari mencuci pakaian, mencuci alat makan dan memasak, menyiram tanaman, mencuci kendaraan, hingga mungkin juga untuk kebutuhan memasak. Jika Anda menggunakan air tanah dari perusahaan air, tagihan akan meninggi seiring dengan banyaknya penggunaan air bersih. Agar konsumsi air bersih di rumah Anda lebih hemat, simak cara menghemat air bersih yang juga bagus untuk merawat lingkungan berikut.
Manfaat Menghemat Air
Kenapa Anda perlu menghemat penggunaan air? Berikut manfaat yang dapat Anda peroleh jika menghemat air.

1. Mengurangi Biaya Tagihan Air
Nominal tagihan air bulanan dari perusahaan air sejalan dengan jumlah pemakaian. Artinya, semakin banyak pemakaiannya, semakin besar juga nominal tagihannya. Karena itu, ketika Anda dan keluarga mampu menghemat penggunaan air, biaya tagihan air bulanan pun akan lebih sedikit.
2. Menjaga Sumber Daya Alam
Lebih dari sekadar alasan finansial, mampu menghemat air juga berarti sudah membantu menjaga sumber daya alam air untuk generasi mendatang. Dengan demikian, Anda berkontribusi untuk memastikan ketersediaan air bagi lebih banyak makhluk hidup nantinya.
3. Mengurangi Potensi Pencemaran Air

Secara statistik, semakin banyak air yang digunakan berarti semakin banyak juga air limbah yang dihasilkan. Air limbah ini dapat mengandung berbagai polutan yang mencemari semua ekosistem kehidupan, sehingga menghemat penggunaannya sama dengan mengurangi kemungkinan pencemaran air.
4. Meningkatkan Tekanan Air
Banyaknya pengguna air yang menyalakan keran dalam waktu bersamaan dapat menurunkan tekanan air. Hal ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat memerlukan air dalam tekanan tinggi. Untuk itu, menghemat penggunaannya dengan cara mematikan keran yang tidak digunakan akan mengatasi masalah ini.
5. Menjaga Kesehatan dan Kebersihan
Menghemat penggunaan air di rumah juga akan membantu Anda dan keluarga menyimpan stok air bersih. Dengan demikian, kesehatan diri dan kebersihan dalam rumah selalu terjaga.
10 Cara Menghemat Air
Setelah tahu manfaat apa yang akan Anda dapat dari menghemat penggunaan air, berikut trik-trik sederhana untuk menerapkannya.

1. Matikan Keran saat Tidak Digunakan
Terkesan sepele, namun banyak orang yang tidak menyadari dampaknya sehingga masih terus melakukan kebiasaan ini. Padahal, mematikan keran saat sedang sikat gigi atau menyabuni piring adalah langkah awal dan termudah untuk menghemat penggunaan air di rumah.
2. Tampung Air Hujan
Air hujan mungkin tidak sebersih air tanah. Namun, air hujan yang Anda tampung tetap dapat Anda gunakan untuk berbagai keperluan selain konsumsi, seperti untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau mencuci peralatan rumah tangga lain. Alhasil, konsumsi air bersih yang diambil dari tanah di rumah Anda dapat berkurang.
3. Gunakan Shower saat Mandi

Memanfaatkan shower untuk mandi juga dapat menghemat air di rumah. Sebab, debit air yang keluar lewat shower cenderung jauh lebih sedikit dibanding debit air yang harus ditampung di bak mandi ataupun bathtub.
4. Periksa Kebocoran Air secara Rutin
Cara ini memang terkesan sepele, seperti mematikan keran air saat tidak digunakan. Namun, kebocoran-kebocoran air yang halus, terutama di banyak titik, tidak menghentikan perputaran meteran air Anda, sehingga tagihan air terus berjalan. Jadi, usahakan untuk rutin memeriksa keran-keran air di rumah untuk menghindari potensi kebocoran.
5. Cuci Pakaian dalam Jumlah Banyak
Mencuci pakaian setiap hari, meski dalam jumlah yang sedikit, cenderung menghabiskan debit air yang lebih banyak. Karena itu, mulai biasakan untuk mencuci pakaian dalam jumlah banyak.
Saat mencuci, jangan lupa untuk bijak menggunakan detergen. Sebab semakin banyak detergen yang Anda gunakan berarti semakin banyak juga jumlah air yang harus digunakan untuk membuat semua pakaian bersih dari detergen.
6. Pasang Aerator pada Keran

Aerator adalah katup keran yang berfungsi untuk mencampur air dan udara. Memasangkan alat ini pada keran-keran di rumah Anda dinilai dapat mengurangi konsumsi air hingga 70% tanpa mengorbankan tekanan air. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan sensor pada keran agar pasokan air hanya mengalir ketika diperlukan.
7. Gunakan Kembali Air
Selain air tanah, rumah Anda pastinya memiliki banyak sumber air. Misalnya, air kondensasi dari AC, dari kulkas, ataupun air bekas cucian sayur-mayur. Nah, air dari sumber-sumber ini dapat Anda gunakan kembali untuk keperluan non-konsumsi, seperti untuk menyirami tanaman, mencuci kendaraan, ataupun membersihkan peralatan rumah tangga.
8. Perhatikan Waktu Penggunaan Air
Menggunakan air pada waktu yang “tepat” juga bisa menjadi cara hemat air di rumah. Idealnya, Anda menyirami rumput atau tanaman pada pagi atau sore hari yang minim penguapan, sehingga lebih banyak air mencapai akar tanaman.
9. Gunakan Mulsa pada Taman
Jika Anda memiliki taman depan rumah, Anda bisa menggunakan mulsa, yaitu bahan organik yang menutupi permukaan tanah di taman. Bahan ini akan menjaga kelembapan tanah, sehingga Anda tidak perlu sering-sering menyiram tanaman dan bisa lebih menghemat air.
10. Pantau Tagihan Air secara Berkala
Terakhir, memantau tagihan air secara berkala akan membantu Anda melihat adanya lonjakan tak wajar, yang mungkin disebabkan oleh penggunaan air yang tinggi, seperti kebocoran. Maka dari itu, cara ini dapat membantu Anda menghemat penggunaan air di rumah.
Nah, itulah dia ulasan tentang manfaat menghemat penggunaan air rumah tangga serta cara-cara untuk melakukannya. Baik itu di rumah tingkat minimalis, apartemen, rumah susun, ataupun cluster, tips di atas dapat Anda aplikasikan dengan mudah, sehingga harapan untuk bisa lebih hemat air dan mendukung keberlanjutan dapat terwujud.Anda bisa juga menemukan informasi tentang tips dan trik rumah di laman Inspirasi kami, serta informasi seputar produk-produk di laman Produk kami. Semua material bangunan SCG CBM lebih rapi, tahan guncang, dan pantang tumbang.
Bagikan:




