Lewati ke konten utama
kegiatan mopping

Mengenal Mopping: Kegiatan Pel Lantai Rumah Beserta Alatnya!

Rumah yang bersih tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan penghuni. Maka dari itu, sangat penting untuk membersihkan rumah setiap hari supaya rumah tetap bersih dan terhindar dari debu, kotoran, hingga kuman. Selain menyapu lantai, kegiatan bersih-bersih ini juga termasuk mengepel lantai rumah atau yang dikenal dengan mopping.

Apakah Anda familiar dengan istilah mopping? Jika belum, yuk, cari tahu lebih lanjut mengenai mopping dan alat yang digunakan di kelanjutan artikel ini!

Definisi Mopping

kegiatan mopping
Image by Freepik

Berasal dari Bahasa Inggris, kata mopping sendiri diartikan “mengepel”. Namun, dalam pengertian lebih lengkap, mopping merupakan kegiatan membersihkan lantai rumah menggunakan alat pel, cairan pembersih, dan air. Tujuan melakukan mopping adalah untuk mengangkat kotoran, kuman, hingga debu yang menempel pada lantai dan tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyapu lantai saja.

Biasanya, kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap hari, baik itu pagi, siang, maupun sore hari. Meski demikian, ada juga yang mengepel di malam hari ketika lantai rumah benar-benar kotor atau sehabis digunakan untuk acara yang membuat lantai kotor. Dengan melakukan mopping, lantai rumah akan terlihat semakin bersih, bebas dari kuman dan kotoran, sehingga mengurangi risiko alergi dan penyakit. 

Alat untuk Mopping

kegiatan mopping
Image by Freepik

Untuk memudahkan kegiatan mopping, ada beberapa peralatan yang biasanya digunakan. Apa saja? Cek yuk!

  • Pel (mop): alat pembersih lantai yang terbuat dari spons, benang kasar, maupun bundel kain. Alat ini umumnya digunakan untuk menyerap cairan dan membasmi noda membandel di lantai.
  • Ember air (bucket): ember khusus yang digunakan untuk memudahkan kegiatan mengepel lantai. Ember ini memiliki dua wadah, yaitu yang bisa digunakan untuk air bersih dan bilas.
  • Cairan pembersih: cairan untuk membersihkan lantai. Biasanya, cairan ini terdiri dari beberapa jenis yang bisa disesuaikan dengan lantai seperti marmer, parket, vinyl, hingga keramik.
  • Sarung tangan (optional): digunakan untuk yang memiliki kulit tangan sensitif, terutama jika terkena cairan pembersih atau kontak langsung dengan air yang kotor. 

Baca Juga: 5 Langkah Efektif Membersihkan Rumah yang Kotor

Jenis Pel Lantai

Seperti penjelasan di atas, kegiatan mopping biasanya menggunakan pel lantai yang terbuat dari beberapa bahan. Maka dari itu, pel lantai terdiri dari banyak jenis, berikut di antaranya:

1. Pel Kain Rayon

kegiatan mopping
Image by Freepik

Cocok digunakan untuk membersihkan lantai rumah yang berukuran besar sekaligus lantainya memiliki tekstur yang lebih kasar. Pel jenis ini dapat menyerap air lebih banyak dibandingkan pel jenis microfiber.

2. Microfiber Mop

kegiatan mopping
Image by Freepik

Memiliki bentuk yang datar, pel jenis ini kerap digunakan untuk membersihkan beberapa jenis lantai rumah. Misalnya, laminasi, keramik, hingga kayu. Tentu, pel jenis ini bisa membersihkan kotoran dan debu dengan sempurna.

3. Steam Mop

kegiatan mopping
Image by Freepik

Sesuai namanya, pel jenis ini biasanya memanfaatkan uap panas untuk membunuh kuman dan bakteri di lantai. Tidak hanya itu, pel ini juga dapat membersihkan lantai sampai mengkilap dan sering digunakan pada lantai keramik atau kayu.

4. Dust Mop

kegiatan mopping
Image by Freepik

Dust mop atau dikenal dengan pel debu sering digunakan untuk menyapu lantai yang berdebu. Pel jenis ini dilengkapi dengan tali pendek berumbai, kain dengan permukaan halus, serta memiliki bentuk persegi panjang.

Selain keempat jenis pel lantai di atas, masih ada jenis lainnya seperti spons mop, string mop, swiffer mop, electric mop, dan sebagainya.

Tips Memilih Pel Lantai

kegiatan mopping
Image by Freepik

Gimana, mau membeli pel untuk membersihkan lantai rumah? Mungkin, bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  • Sesuaikan jenis pel dengan lantai rumah Anda. Misalnya, untuk lantai keramik, sebaiknya menggunakan pel microfiber.
  • Pastikan alat pel dilengkapi dengan fitur kepala yang bisa diputar, ada pegangan panjang, dan lainnya untuk memudahkan aktivitas pel.
  • Cari pel yang memiliki fitur karet atau sisir karena dapat membantu mengangkat kotoran dengan lebih baik.
  • Pilih bahan pel yang dapat menyerap kotoran dan air sehingga lantai jadi bersih dan bebas kotoran maupun kuman.

Baca Juga: 5 Cara Membersihkan Sofa Sendiri. Mudah dan Praktis!

Itu dia ulasan singkat mengenai mopping, peralatan yang digunakan, jenis pel untuk lantai rumah, dan sebagainya. Bagaimana, apakah Anda rutin membersihkan rumah dan mengepel lantainya? Kalau jarang, mulai dari sekarang yuk usahakan untuk mengepel lantai rumah minimal tiga kali seminggu.

Sehabis melakukan kegiatan bersih-bersih dan berencana untuk mengubah gaya desain rumah Anda, bisa mengecek inspirasinya di SCG CBM. Mana tahu, ada desain yang cocok diaplikasikan pada rumah Anda. Nah, tidak hanya inspirasi, di SCG CBM juga tersedia bahan bangunan yang bisa Anda beli melalui secara online.

Salah satunya yaitu SCG Mortar Perekat Keramik, perekat ubin keramik yang diformulasikan dengan material yang berkualitas, dilengkapi dengan bahan dasar semen portland, pasir pilihan, dan bahan zat aditif lainnya, sehingga mampu merekatkan keramik dengan daya rekat lebih kuat.

Tidak hanya itu saja, SCG Mortar Perekat Keramik juga dilengkapi dengan material spesial polymer, sehingga keramik dan ubin jadi tahan lama, tidak mudah mengelupas, hingga mengurangi masalah yang bisa terjadi di kemudian hari. Cocok diaplikasikan pada ubin keramik hingga ukuran 60×60 dan bisa juga diaplikasikan pada dinding rumah. 

Selengkapnya bisa Anda cek di sini!

Bagikan: