Lagi seru menonton TV, tiba-tiba listrik mati. Tentunya sangat menyebalkan, kan? Apalagi jika kejadian seperti ini bukan hanya satu kali saja, melainkan cukup sering terjadi. Bukan hanya bisa membuat Anda kesal, tetapi juga khawatir akan adanya masalah pada listrik yang berpotensi menimbulkan masalah, seperti kebakaran.
4 Penyebab Listrik di Rumah Sering Mati

Nah, supaya Anda tidak lagi merasa khawatir, berikut ini adalah beberapa penyebab listrik di rumah sering mati dan bagaimana cara mengatasinya.
1. Kerusakan MCB Listrik
Miniature Circuit Breaker atau MCB listrik adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk mencegah risiko saat terjadinya masalah pada aliran listrik. Perangkat ini secara otomatis akan mematikan aliran listrik ketika terdeteksi adanya masalah, seperti korslet maupun kelebihan penggunaan daya. Dengan adanya MCB listrik, maka risiko terjadinya kebakaran rumah akibat adanya korsleting listrik menjadi lebih kecil.
2. Korsleting Listrik
Korsleting listrik adalah terjadinya hubungan pendek arus listrik di mana listrik alirannya tidak melewati jalur yang seharusnya. Kondisi ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan terjadinya kebakaran akibat kenaikkan suhu pada area yang bermasalah, sehingga menimbulkan percikan api yang bisa menjalar ke permukaan lain.
Beberapa penyebab korsleting listrik yaitu:
- Kerusakan pada elektronik di rumah
- Kabel listrik yang rusak (putus atau terkelupas)
- Instalasi listrik yang tidak benar
- Adanya sambungan listrik yang longgar
3. Masalah pada Instalasi Listrik

Instalasi listrik tidak boleh dilakukan secara sembarangan dan hanya boleh dilakukan oleh orang yang berpengalaman. Untuk instalasi di luar, yang langsung menyambungkan dengan listrik pusat dari PLN, biasanya akan ditangani oleh teknisi dari PLN. Sementara untuk instalasi di dalam rumah, Anda bisa menggunakan jasa teknisi instalasi.
Jika instalasi dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman, maka dampaknya bisa sangat merugikan, seperti:
- Mempercepat kerusakan peralatan elektronik
- Risiko terjadinya korsleting listrik
- Untuk instalasi listrik sistem tanam, harus membongkar area tertentu untuk melakukan perbaikan
4. Daya Litrik yang Terlalu Rendah
PLN menyediakan beberapa pilihan daya listrik yang dapat dipilih oleh masyarakat sesuai kebutuhannya. Semakin tinggi daya listrik yang dipilih maka akan berpengaruh pada perhtungan tarif dasar listrik (TDL) yang diterapkan. Itulah mengapa, banyak yang memilih daya listrik rendah karena umumnya memiliki TDL lebih rendah.
Namun, ketika Anda menambah penggunaan elektronik, terutama perangkat dengan daya besar, maka kebutuhan daya listrik Anda akan meningkat juga. Jika Anda tetap bertahan menggunakan daya listrik rendah, maka risikonya listrik akan sering mati karena beban penggunaan yang lebih tinggi dari kapasitasnya (overload).
Bagaimana Solusi Mengatasi Listrik yang Mati?

Untuk mengatasi listrik yang mati, tentunya Anda perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa solusi untuk mengatasi listrik rumah yang sering mati:
- Kerusakan MCB. Gantilah MCB dengan yang baru dan pastikan membeli produk yang berkualitas dan orisinal.
- Korsleting listrik. Cari lokasi korsleting listrik dan panggil teknisi untuk memperbaikinya. Untuk mendeteksi area korsleting, Anda bisa melakukan trial and error dengan menyalakan dan mematikan perangkat elektronik. Misalnya korsleting karena lampu teras, maka listrik akan mati begitu lampu teras dinyalakan.
- Masalah instalasi listrik. Untuk mengatasinya maka Anda harus memanggil teknisi listrik untuk memperbaiki instalasinya. Biasanya mereka akan paham bagian mana saja yang perlu perbaikan, apakah keseluruhan atau sebagian.
- Overload. Jika penyebab listrik mati adalah overload, maka solusinya adalah dengan menambah daya listrik rumah. Jika Anda belum berencana melakukannya, maka aturlah agar tidak menggunakan perangkat dengan daya tinggi secara bersamaan.
Listrik yang sering mati bisa menunjukkan adanya masalah serius pada instalasi rumah. Jadi, pastikan untuk tidak mengabaikannya. Selain instalasi listrik, yang tidak kalah penting adalah kualitas bangunan. Sebab, instalasi listrik umumnya akan ditanam di bagian dalam dinding, sehingga membangun dinding rumah yang kokoh dan berkualitas sangatlah penting.
Dalam pembuatan dinding, Anda bisa menggunakan Semen SCG yang telah terjamin kualitasnya. Tidak hanya itu, Semen SCG juga telah berlabel ramah lingkungan, sehingga Anda turut mendukung upaya penjagaan lingkungan dalam membangun rumah Anda.Jika Anda membutuhkan berbagai informasi lain seputar hunian, maka Anda bisa mengunjungi halaman inspirasi kami.
Bagikan:




