Tren Tempat Tinggal Untuk Kaum Urban Lewati ke konten utama

Tren Tempat Tinggal Untuk Kaum Urban

Perkembangan teknologi telah memengaruhi cara hidup kita dalam beberapa aspek. Dalam beberapa hal, teknologi telah membuat hidup menjadi lebih sederhana dan lebih nyaman dengan adanya komunikasi cepat. Berkatnya, kita dapat memproses segudang informasi dan sampai pada opsi terbaik. Selain itu, teknologi telah menghasilkan bentuk-bentuk hunian baru yang unik dan inovatif.

Rumah Rakitan

Di tengah gaya hidup yang ramai dan sibuk, membangun rumah impian terstandardisasi tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk memantau atau mencari tukang yang berpengalaman bukan lah hal yang mudah.  Mengingat gaji pekerja yang melambung tinggi, rumah rakitan menjadi pilihan alternative karena dapat mengurangi waktu pembangunan di lokasi. Rumah seperti ini bergantung pada teknologi yang menghasilkan bagian-bagian bangunan dari pabrik, yang kemudian akan dipasang di lokasi dengan cepat dan berkualitas. Pembangunan seperti ini merupakan proses pembangunan kering yang tidak memerlukan waktu untuk menunggu beton atau mortar mengering.

Rumah Knockdown dengan elemen-elemen menarik.
 Gambar: www.classicconstructions.com

Sejumlah rumah rakitan tersedia di pasaran, misalnya rumah knockdown yang dapat dengan mudah dibongkar dan dipindahkan. Struktur ringan seperti baja sering digunakan bersama dengan teknik pengelasan atau piring sambatan dengan baut. Oleh karena itu, pemasangannya cenderung lebih cepat. Selain itu, pilihan rumah kontener cocok untuk Anda yang menyukai desain yang keren dan mentah. Rumah tipe ini dapat dengan mudah dipindahkan dengan menggunakan truk. Rumah modular merupakan pilihan yang datang dengan ukuran berbeda dari kecil sampai besar. Bagian dan strukturnya sudah jadi, dibuat di pabrik bergaya modular, oleh karenanya, pemasangannya sederhana. Area fungsionalnya bersifat fleksibel dan dapat diubah-ubah. Contoh rumah modular yang ada di Thailand adalah SCG HEIM. Rumah ini dirakit di pabrik dan di pasang oleh robot. Oleh karena itu, hasilnya presisi dan tidak banyak menghasilkan limbah material, debu maupun polusi suara.

Rumah rakitan yang terbuat dari kontener pengiriman barang.
Gambar: www.busyboo.com

Sebelum menetapkan hati pada rumah rakitan, hal-hal seperti gaya dan ukuran rumah perlu dipertimbangkan karena bisa saja yang tersedia masih terbatas. Rumah Anda mungkin terlihat mirip dengan rumah-rumah lain, oleh karena itu, pemilik rumah mungkin tidak akan merasa unik. Selain itu, kapabilitas yang dapat memenuhi kebutuhan seseorang dan area fungsional dalam rumah mungkin tidak akan sepenuhnya terpenuhi karena hal ini bergantung pada tipe rumah yang dipilih. Beberapa orang mungkin merasa bahwa rumah kontener berukuran 2,5 meter terlalu padat. Lalu, masalah bisa saja muncul dari kelim, pengeboran, atau kamar mandi yang memerlukan sistem air dan pipa saluran. Begitu pula dengan renovasi dan pengeboran dinding untuk menggantung cabinet atau memasang pintu atau pun jendela yang mungkin saja menimbulkan masalah. Pembangunan dan kelim yang tidak tersegel sempurna dapat menyebabkan kebocoran dan memengaruhi strutur rumah. Ditambah lagi, pemeliharaan setelah penjualan juga bisa menjadi isu lain. Rumah-rumah seperti ini memerlukan pekerja professional yang memahami sistem dengan baik. Yang paling penting adalah bahwa rumah rakitan memerlukan anggaran besar, satu rumah saja bisa jadi sangat mahal. Disarankan untuk membandingkan harga dan mempertimbangkan kemuingkinan yang mungkin terjadi di masa depan untuk membedakan rumah semacam ini dari tipe-tipe rumah yang lain. Hal ini dapat membantu mengklarifikasi nilai finansial dan sustainabilitas rumah.

SCG HEIM: Rumah Modular
Gambar: www.art4d.com

Penggunaan ulang yang bersifat adaptif: Merenovasi dan merubah bangunan tua.

Populasi yang terus meningkat memberikan tantangan tersendiri pada ruang hunian yang terbatas. Hal ini nyata adanya, terutama, di kota-kota yang memiliki ruang terbatas namun ramai dengan kaum urban yang sedang mengejar mimpi. Ditambah lagi dengan harga lahan yang terus meningkat yang membuatnya mustahil untuk membangun rumah baru di CBD. Struktur bangunan tua yang masih awet mungkin akan bertahan lebih dari 10 tahun. Oleh karena itu, merenovasi bangunan tua dengan tetap memertahankan esensi zaman dulu dan mengintegrasikan gaya-gaya modern masa kini dapat menghasilkan ide-ide inovatif. Hal ini dapat menjadi jawaban untuk kebutuhan fungsionalitas Anda.

Dari kapel kuno menjadi toko buku
Gambar: www.inhabitat.com

Makeover seperti ini biasa ditemukan di sejumlah negara. Beberapa orang memilih untuk tetap memertahankan elemen-elemen bersejarah seperti kapel kuno menjadi sebuah restoran mewah dan pembangkit listrik menjadi sebuah museum. Di Thailand, kita dapat menemukan pabrik tunggal direnovasi menjadi sebuah apartemen dan sebuah rumah yang diubah menjadi sebuah kafe.

Sebuah pabrik yang berubah menjadi studio lukis untuk pelajar di sebuah sekolah seni, Royal College of Art.
Gambar: www.architonic.com

Walaupun renovasi ini mengurangi penggunaan bahan baku dan sumber daya serta waktu pembangunan, satu hal yang belum pasti yaitu seberapa lama struktur yang direnovasi akan bertahan, terutama untuk bangunan-bangunan tangan kedua. Kita mungkin tak akan pernah tau digunakan untuk apa saja kah struktur tersebut dulunya. Selain itu, anggarannya bergantung pada proses renovasi. Jika materialnya sudah tidak layak, material tersebut perlu diganti guna mengurangi bahaya kesehatan yang bisa terjadi selama kontak dan inhalasi. Ditambah lagi, ketika diperlukan area fungsional lebih seperti untuk merenovasi pabrik menjadi apartemen yang memerlukan lebih banyak kamar mandi dan sistem pipa saluran, hal ini akan membutuhkan anggaran lebih tinggi. Oleh sebab itu, disarankan untuk melakukan perhitungan menyeluruh terkait lokasi, harga lahan, dan anggaran renovasi.

Pergerakan yang berkembang secara lokal: Menumbuhkan vegetasi indoor untuk kesehatan dan tempat tinggal yang lebih baik.

Tren kesehatan yang sedang berlangsung saat ini mencakup olahraga seperti lari, bersepeda, yoga, dan T25. Makanan juga termasuk masalah kesehatan yang berasal dari dalam. Makanan yang aman dan bersih dengan proses persiapan yang higienis telah menjadi isu penting dalam masalah ini.

Kebun sayuran vertikal di dapur.
Gambar: www.pinterest.com

Sayuran yang tumbuh dalam rumah untuk konsumsi rumah tangga sudah menjadi hal biasa di masa lalu. Namun, ruang yang terbatas dan kurangnya waktu untuk melakukan penanaman sayur telah membuat praktik ini menurun. Tanaman hidroponik organik terkenal dengan metode tumbuh tanpa tanah. Tanaman hidroponik menggunakan larutan nutrisi mineral dalam pelarut air sementara penghitung waktu otomatis digunakan untuk menyiram tanaman. Di ruang terbatas, tanaman hidroponik dapat ditanam di kebun vertikal, baik indoor maupun outdoor. Menanam sayuran di dapur membuatnya mudah untuk di masak. Penanam dapat memastikan kesegaran, kebersihan dan keamanan tanaman serta dapat membantu menghemat energi dari logistik yang sedikit. Selain bahan baku sehat yang menutrisi tubuh, hal ini dapat senantiasa membawa nuansa alam ke dalam rumah, sehingga, menambah suasana yang menyegarkan dan menenangkan.

Hal penting yang perlu diingat terkait kebun semacam ini adalah kebersihan. Setelah dipanen, ingatlah untuk membersihkan nampan tanam untuk menghindari kotor yang terakumulasi. Selain itu, waspadalah terhadap infeksi dan serangga yang bisa merusak tanaman dan mengganggu para pernghuni. Pemilik rumah disarankan untuk meneliti metode perawatan yang layak agar dapat menghasilkan hasil yang benar-benar bersih dan aman.

Sayuran yang ditanam di nampan outdoor.
Gambar: www.frincor.com

Ditengah hal-hal yang memengaruhi cara hidup kita, tipe rumah yang dipilih dengan layak dapat menggambarkan diri kita dan membawa kebahagiaan.

Sumber : www.architecture.about.com (http://architecture.about.com/od/buildyourhous1/tp/homedesigntrend.htm)

www.houselogic.com (www.houselogic.com/home-advice/saving-energy/4-trends-predict-home-tomorrow/)

www.pantown.com (www.pantown.com/group.php?display=content&id=54140&name=content1&area=)

Bagikan:

Belum ada komentar!

Alamat email anda tidak akan diterbitkan.