Properti merupakan salah satu instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan. Jenis ini menawarkan pengembalian sangat tinggi di masa depan. Meskipun begitu, tetap ada risiko di balik investasi di properti.
Kesalahan dalam memilih properti bisa mengakibatkan seseorang tidak memperoleh keuntungan. Masalahnya, sebagian besar orang memilihnya atas dasar emosi. Akibatnya, investasi yang dilakukannya hanya akan sia-sia.
Tidak mau melakukan kesalahan tersebut, solusinya adalah merencanakannya secara matang. Di sini, SCGCBM.id akan membagikan 10 tips memilih aset properti yang bisa memberikan keuntungan meskipun masih pemula. Berikut ini tips memilihnya:
1. Riset Pasar
Riset sangatlah penting. Hal ini dilakukan untuk memahami seperti apa pertumbuhan properti dari waktu ke waktu. Di sini, Anda bisa melakukan riset sejak awal. Sebaliknya, hindari untuk meneliti pasar hanya saat hendak membeli properti. Ada baiknya jika Anda membuat rencana yang jelas untuk ke depannya. Kemudian, perhatikan pula pergerakan dan pola pasar properti yang sedang terjadi.
2. Evaluasi Kebutuhan dan Prioritas
Pilihan properti sangatlah beragam. Ini terkadang membuat seseorang keliru dalam memilihnya. Pada akhirnya, seseorang harus menjual propertinya meskipun dengan keuntungan yang sedikit. Ingat, pada dasarnya rumah yang dibeli ini hendak ditempati. Untuk itulah, penting untuk memikirkan seperti apa kebutuhan Anda yang sebenarnya.
Supaya pemilihannya tepat, Anda perlu mengidentifikasi kebutuhan dan prioritas. Contohnya mengevaluasi keinginan untuk tinggal di lingkungan yang sibuk atau tenang seperti pedesaan. Dengan memahami kebutuhan, Anda dapat mempersempit pilihan dalam memilih properti. Jadi, tidak ada kebingungan untuk memilih dari banyaknya penawaran properti di sekitar.
3. Aksesibilitas Properti
Tips memilih aset properti selanjutnya adalah dengan memperhatikan aksesibilitas properti itu sendiri. Aksesibilitas ini sangat penting. Karena, ini mendukung pada kemudahan dalam melakukan rutinitas harian.
Description image: LRT City Bekasi-Eastern Green terintegrasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek. (PT Adhi Commuter Properti)
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah lokasi rumah, akses ke pusat kota hingga berada di lingkungan yang akses dan sarana transportasi publik cukup dekat. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa kesulitan untuk menjalani rutinitas harian.
4. Lihat Fasilitasnya
Ketersediaan fasilitas akan sangat memudahkan dalam menjalani hidup. Adanya fasilitas yang mumpuni juga bisa membuat nilai properti semakin naik. Fasilitas ini terbagi menjadi dua. Pertama adalah fasilitas internal. Kedua adalah fasilitas eksternal.
Fasilitas internal mencakup tempat ibadah, lapangan olahraga, standar infrastruktur seperti gerbang perumahan hingga area bermain. Semuanya dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Sementara fasilitas eksternal ini meliputi dekatnya dengan sekolah, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit. Tentunya, fasilitas ini diperlukan untuk menilai apakah rumah memang ideal ditempati atau tidak.
Description image: A-House, Vietnam/@ Nguyen Chong
5. Perhatikan Keamanan dan Privasi
Salah satu hal yang wajib dipikirkan adalah keamanan dan privasi di sekitar lingkungan properti. Keduanya sangat dibutuhkan untuk membuat Anda merasa aman dan nyaman. Ketika lingkungannya kondusif, Anda tidak akan merasa khawatir ketika menempatinya. Bahkan, merasa aman meskipun Anda meninggalkannya untuk liburan dan lain sebagainya.
6. Jeli Melihat Prospek
Dalam tahapan memilih properti yang dijadikan investasi dengan harapan bisa mendatangkan keuntungan adalah cermat dan jeli melihat prospek properti tersebut. Seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa produk properti yang ada saat ini tentu akan menawarkan kemudahan seperti lokasi dekat tol, deket mall, dan lain-lain.
Berdasarkan data terbaru yang dikutip dari situs Kompas, mengenai kondominium, tingkat penjualan di Jabodetabek sebesar 93,6 persen pada triwulan II-2023 atau naik 0,1 persen dibanding setahun sebelumnya dan tingkat hunian mencapai tingkat hunian tertinggi sejak pandemi, yaitu 57,8 persen.
7. Beli Properti dari Pengembang Terpercaya
Tips memilih aset properti yang menguntungkan lainnya adalah membelinya dari developer yang terpercaya. Pembelian ini akan menjamin uang yang dialokasikan. Tentunya, membuat seseorang merasa lebih aman. Masalahnya, menemukan pengembang yang terpercaya ini bisa dikatakan gampang-gampang susah. Seseorang perlu menyediakan waktunya untuk mencari pengembang yang terbaik.
Description: Rumah contoh CitraGarden Puri Jakarta Barat./ Foto: Pius Klobor
Setidaknya, ada beberapa hal yang perlu dicermati ketika memilih seorang pengembang. Di antaranya dengan memeriksa track recordnya, surat izin pembangunan, hingga legalitas bangunan tersebut. Setelah itu, usahakan untuk membayar DP setelah KPP disetujui. Jika belum disetujui, baiknya tahan diri untuk membayar DP. Tujuannya supaya Anda tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
8. Cek Status Kepemilikan Properti
Kejelasan mengenai status kepemilikan tanah juga perlu diperhatikan. Jika belum jelas, jangan sekali-kali memutuskan untuk membelinya. Meskipun penawaran yang diberikan sangat menarik.
Status kurang jelas memungkinkan Anda kesulitan di kemudian hari. Karena, ada kemungkinan properti statusnya sengketa. Dengan membelinya, kepemilikan tanah ini akan terasa seperti digantung. Bahkan, tidak menutup kemungkinan jika Anda perlu mengeluarkan biaya lebih besar atau kehilangan aset tersebut.
Sebagaimana diketahui jika status kepemilikan dari properti ini terbagi menjadi beberapa kategori. Di antaranya adalah SHM (Sertifikat Hak Milik), HGB (Hak Guna Bangunan), HGU (Hak Guna Usaha), HP (Hak Pakai) serta SHRS (Sertifikat Hak Atas Satuan Rumah Susun).
Masing-masing memiliki perbedaan dari peruntukannya. Untuk itulah, cermatilah suratnya agar Anda tidak membeli properti yang merugikan diri sendiri.
9. Beli Properti saat Peluncuran Perdana
Salah satu tips memilih aset properti yang paling menguntungkan adalah waktu pembelian. Ini penting untuk dimaksimalkan oleh calon pembeli properti. Waktu yang terbaik adalah saat peluncuran dan harga perdana. Ini menjadi momen terbaik yang mana properti akan dihargai dengan cukup murah. Tentunya, kualitas dari propertinya masih sangat baik.
Description image: Agung Podomoro meresmikan enam unit rumah contoh di Tenjo, Kabupaten Bogor/Dok. APL
Sebaliknya, hindari untuk membeli properti ketika harganya mulai melambung naik. Meskipun ke depannya masih bisa mendapatkan keuntungan, tetapi biaya yang Anda alokasikan di waktu pertama terbilang cukup tinggi. Menyadari keuntungan tersebut, pilihan terbaiknya adalah membeli ketika peluncuran perdana. Supaya bisa mengetahuinya, rajinlah untuk mencari informasinya.
Pastikan ketika ingin membeli properti, tanya dengan detail bahan bangunan yang digunakan. Tanyakan kepada developer properti untuk produk semen, semen mortar, hingga apakah menggunakan bata ringan atau tidak. Ini untuk memastikan bahan bangunan yang digunakan tepat dan bisa bertahan lama.
10. Cari Persyaratan Pinjaman yang Menguntungkan
Ada kalanya pinjaman menjadi solusi di tengah keinginan untuk membeli sebuah rumah atau properti. Ketika menggunakan skema pinjaman, usahakan untuk memilih bank dengan persyaratan yang lebih menguntungkan.

Contohnya adalah tempat terpercaya yang menawarkan suku bunga rendah. Dengan beban yang kecil, Anda lebih leluasa dalam mengatur keuangan. Tentunya, ini memudahkan juga dalam merealisasikan keinginan untuk memiliki properti impian.
Demikianlah tips memilih aset properti yang bisa Anda terapkan. Kuncinya adalah rajin mencari informasi serta cerdas dalam menentukan pilihan.
Bagikan:



