Lewati ke konten utama
lampu ruang keluarga

Harus Tahu! 8 Jenis-JenisLampu dan Perbedaannya

Lampu merupakan salah satu elemen yang memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. Ia akan memberikan cahaya yang kita butuhkan untuk menjalani berbagai aktivitas, terutama saat mendung dan di malam hari.

Bisa dikatakan, lampu adalah sumber pencahayaan yang sangat krusial. Namun tahukah Anda jika tidak semua jenis lampu itu sama? Ya, meski sama-sama berfungsi untuk alat penerangan, lampu sebenarnya memiliki jenis yang sangat beragam. Mereka punya karakteristik, kegunaan dan manfaat yang berbeda-beda. Simak ulasan di bawah ini untuk lebih lengkap sekaligus sebagai inspirasi untuk mempercantik hunian tempat tingglmu;

8 Jenis-Jenis Lampu

Sebelum memilih lampu untuk penerangan di rumah, alangkah baiknya Anda mengetahui lebih dulu apa saja jenis-jenis lampu yang beredar di pasaran. Tidak semua lampu cocok ditempatkan di dalam atau di luar rumah loh. Maka dari itu, mari cari tahu dulu 8 jenis lampu berikut ini agar tidak salah pilih: 

1. Lampu Bohlam Incandescent

Yang pertama ada Incandescent lamp atau yang biasa disebut lampu pijar. Jenis ini termasuk lampu yang paling tradisional dan merupakan yang pertama memakai energi listrik. Dikenal luas juga sebagai bola lampu atau bohlam.

lampu bohlam incandescent di ruang makan
Gambar: Labpiecesign

Prinsip kerja dari lampu ini, listrik akan menjalar melalui seutas benang wolfram kemudian berpijar dan menghasilkan panas. Cahaya yang dikeluarkan berwarna kuning terang, mirip seperti cahaya matahari yang sangat hangat.

Jenis lampu ini cukup mudah ditemukan dengan harga murah. Namun sayangnya, lampu pijar cenderung tidak tahan lama dan sangat boros energi. Penggunaannya biasa dipilih untuk menciptakan suasana hangat dan klasik pada ruangan. Atau sebagai sumber cahaya dan panas untuk membantu proses pengeraman telur.

Baca Juga: 6 Inspirasi Desain Lighting Kamar Mandi, Auto Mewah dan Kece

2. Lampu Neon

Dinamakan lampu neon karena menggunakan gas neon yang diberi muatan listrik untuk menghasilkan cahaya. Di mana gas yang terdapat di dalam lampu ini akan menyala ketika terdapat aliran listrik yang melewati gas tersebut.

lampu neon di ruang santai
Gambar: Pinterest/@ Studio Mc Gee

Lampu neon dikenal memiliki cahaya yang sangat silau dan mampu menghasilkan beragam warna. Karenanya, lampu ini kurang sesuai jika digunakan untuk lampu rumah. Lampu neon lebih banyak diaplikasikan sebagai lampu hias, penanda toko atau teras. Terlebih jenis ini juga tergolong irit energi dan hemat listrik.

Baca Juga: Tips dan Inspirasi Dekorasi Rumah dengan Kaca Dinding Ruang Tamu Jadi Makin Elegan

3. Lampu Compact Fluorescent (CFL)

Lampu CFL disebut menjadi alternatif yang lebih efisien dari lampu incandescent. Pasalnya dibanding lampu tersebut, lampu CFL memiliki pencahayaan yang lebih terang, usia pakai yang lebih lama dan lebih hemat energi. 

lampu FCL
Gambar: Pinterest/@ Finding Silver Pennies

Jenis lampu ini bekerja dengan memanaskan gas berkurang untuk menghasilkan cahaya ultraviolet. Yang mana kemudian akan merangsang lapisan fosfor supaya menghasilkan cahaya terlihat yang terang.

Lampu CFL ini juga memiliki bentuk yang beragam, mulai dari bulat, spiral, lurus memanjang, hingga bulat panjang. Namun karena terdapat sedikit merkuri pada lampu ini maka penggunaannya dihimbau agar tetap dibatasi.

4. Lampu Fluorescent Tube

lampu fluorescent tube
Gambar: NUAD

Berikutnya ada jenis lampu fluorescent tube. Sesuai namanya, lampu ini memiliki bentuk seperti pipa panjang atau tabung tertutup. Tersedia pula dalam berbagai ukuran dengan panjang yang sangat beragam. Ini adalah jenis lampu fluoresen yang banyak digunakan di lingkungan komersial dan industri. Di mana cahaya yang dihasilkan tampak cerah dan efisien.

5. Lampu Light Emitting Diode (LED)

Lampu light emitting diode atau lampu LED merupakan jenis lampu paling efisien yang tersedia sekarang ini. Jenis lampu ini tersusun dari komponen listrik yang menghasilkan cahaya atau disebut dioda. Mereka menciptakan cahaya lampu dengan menggerakkan elektron melalui semi konduktor. Sehingga menghasilkan cahaya yang terasa lebih “dingin” serta tidak membuat panas ruangan.

penggunaan lampu led di ruang kamar
Gambar: Amazing Architecture
Description: 4Balance Design Studio, Sver Studio

Meski dihargai cukup mahal, tapi itu sebanding dengan keunggulan yang dimiliki. Jenis lampu ini diklaim sangat ramah lingkungan, hemat energi, punya warna yang beragam dan umur pakai yang panjang.

Baca Juga: Dekorasi Rumah Minimalis Agar Lebih Instagrammable!

6. Lampu Halogen

Selanjutnya ada jenis lampu halogen. Ini merupakan salah satu variasi dari lampu incandescent. Akan tetapi lampu ini menggunakan campuran bahan gas mulia dan sedikit gas halogen dalam pembuatannya.

penggunaan lampu halogen di area taman
Gambar: Pinterest/@ Modular Lighting Instruments

Gas halogen inilah yang membuat efisiensi dan umur pakai lampu jadi meningkat. Begitu pun cahaya yang dihasilkan menjadi lebih terang bila dibandingkan lampu incandescent biasa. Penggunaan lampu ini sendiri banyak dipakai untuk keperluan eksterior rumah seperti menerangi taman, kolam ikan dan sebagainya.

7. Lampu Sodium High-Intensity Discharge (HID)

Lampu HID memiliki pancaran cahaya yang sangat terang dan berintensitas tinggi. Ketahanan dayanya bahkan bisa mencapai hingga 20 ribu jam. Karenanya, lampu ini sering digunakan untuk penerangan jalan, stadion atau area parkir.

lampu hid untuk area parkir
Gambar: SIMAS Mag

Lampu HID mampu menghasilkan cahaya dengan memanaskan gas dalam tabung kuarsa atau kaca. Di mana terisi logam khusus dan gas di dalamnya. Saat dipakai, lampu ini memerlukan filter yang berfungsi sebagai penyaring mengingat lampu ini memancarkan radiasi UV yang cukup besar.

8. Lampu Ultraviolet (UV)

penggunaan lampu ultraviolet (uv) di apartemen
Gambar: Pinterest/@ Behance

Jenis lampu terakhir yang harus Anda ketahui adalah lampu ultraviolet atau lampu UV. Ini adalah jenis lampu yang menghasilkan cahaya ultraviolet yang tidak kasat mata. Namun meski tidak menghasilkan cahaya yang terlihat, tapi lampu ini punya beragam aplikasi penting.

Perbedaan Setiap Jenis Lampu

Nah, sekarang sudah tahukan apa saja jenis-jenis lampu. Selanjutnya Anda perlu tahu juga perbedaan-perbedaan yang dimiliki. Setiap jenis lampu memiliki sejumlah kelebihan dan kelemahan masing-masing. Lantas mana yang terbaik?

lampu di ruang kumpul keluarga
Gambar: Pinterest/@ The Gem Picker

Pemilihan lampu yang tepat tergantung pada kebutuhan pencahayaan itu sendiri. Apakah Anda mencari jenis lampu rumah, lampu jalan atau penerangan lainnya. Untuk gambaran umum, Anda bisa perhatikan berikut ini:

  • Lampu Incandescent merupakan tipe lampu yang cocok digunakan untuk hiasan dekorasi. Jenis lampu ini memberikan cahaya yang hangat sehingga kurang tepat jika Anda ingin memaksimalkan penerangan.
  • Lampu HID adalah pilihan yang sesuai untuk kebutuhan penerangan di area yang luas. Misal seperti di lapangan, gor, stadion, jalan raya dan ruang acara besar.
  • Lampu jenis neon dengan cahaya yang cerah cocok digunakan untuk penanda toko, termasuk untuk tanda-tanda iklan neon.
  • Lampu Compact Fluorescent (CFL) dan Light Emitting Diode (LED) masih menjadi pilihan tepat bila Anda mencari lampu yang lebih efisien dari segi energi.
  • Lampu fluorescent tube memiliki ukuran yang beragam dan bisa disesuaikan luas area yang membutuhkan penerangan. Cocok untuk diaplikasikan di area komersial dan industri.
  • Lampu jenis halogen mampu menghasilkan cahaya yang lebih terang ketimbang lampu incandescent. Membuatnya cocok untuk menerangi dinding atau pohon hias, patung, kolam ikan atau benda lain yang ada di taman.
  • Lampu Ultraviolet (UV) berguna untuk dimanfaatkan dalam aplikasi khusus yang memerlukan sinar ultraviolet.

Demikianlah 8 jenis lampu yang harus Anda ketahui beserta perbedaannya. Jadi jangan sampai salah pilih lampu ya! Sesuaikan jenis lampu dengan kebutuhan yang Anda punya agar pencahayaan yang didapat maksimal. Begitu pun dengan efisiensi energi dan biaya jangka panjang dari penggunaannya. Mana dari jenis lampu yang akan ditambahkan sebagai pemanis dalam hunian tempat tinggalmu?

Bagikan: