Lewati ke konten utama
korsleting listrik

Bahaya Korsleting Listrik dan Cara Mendeteksinya

Listrik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi setiap manusia. Tanpa adanya listrik, berbagai aktivitas akan terhambat. Namun, pemanfaatan listrik dalam kehidupan sehari-hari ternyata tidak lepas dari risiko yang mungkin terjadi. Salah satunya adalah kemungkinan terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. Berikut penjelasan lebih lanjutnya dalam artikel ini.

Korsleting Listrik dan Bahayanya

korsleting listrik
Image by Freepik

“Kebakaran akibat korsleting listrik”. Anda mungkin sudah sering mendengarnya ketika ada berita tentang kebakaran rumah maupun kendaraan. Namun, apa sih sebenarnya korsleting listrik itu?

Baca Juga: Dekorasi Kabel Listrik yang Ciamik untuk Rumah Millenials

Korsleting listrik adalah hubungan arus pendek pada aliran listrik. Dalam kondisi normal, aliran listrik seharusnya mengikuti arus yang telah diatur dari sumber listrik utama menuju ke setiap terminal listrik, untuk kemudian dialirkan menuju perangkat elektronik. Namun, ketika korsleting terjadi, aliran listrik justru tidak mengikuti jalur yang seharusnya dan memilih jalur yang lebih pendek.

Kondisi ini bisa terjadi akibat beberapa hal, seperti:

  • Tersambungnya kabel aliran positif dan negatif akibat lapisan pemisah rusak
  • Kabel yang rusak, seperti akibat digigit tikus
  • Pemasangan instalasi yang kurang baik
  • Kabel yang sudah terlalu tua, sehingga rapuh
  • Adanya panas berlebih di sekitar kabel yang menyebabkan suhu kabel naik

Korsleting listrik bukan hal yang bisa dianggap sepele, karena bisa menyebabkan berbagai bahaya. Beberapa di antaranya yaitu:

  • Munculnya percikan api pada titik aliran yang bermasalah
  • Kerusakan pada peralatan elektronik
  • Kebakaran

Cara Mendeteksi Korsleting Listrik

korsleting listrik
Image by Freepik

Untuk bisa mencegah bahaya dari korsleting listrik, Anda perlu tahu cara mendeteksinya terlebih dahulu, yaitu:

  1. Fisik kabel listrik. Kondisi kabel yang terlihat rusak, baik karena faktor usia maupun gigitan tikus, berpotensi menimbulkan korsleting listrik.
  2. Tegangan listrik. Tegangan listrik yang terlihat tidak stabil bisa menjadi pertanda adanya masalah kelistrikan, termasuk korsleting listrik.
  3. Kabel panas. Jika kabel terasa panas saat dipegang, menandakan adanya masalah pada aliran listrik di dalamnya.
  4. Terminal listrik panas. Selain kabel yang panas, terminal listrik yang terasa panas tidak wajar juga menandakan adanya masalah aliran listrik.
  5. Percikan api. Adanya percikan api yang keluar dari titik tertentu pada kabel maupun terminal listrik menjadi pertanda adanya ketidakberesan pada aliran listrik.
  6. Listrik padam. Ketika listrik yang mengalami masalah dinyalakan dan listrik langsung padam, menandakan adanya korsleting pada area tersebut.

Baca Juga: 5 Tanda Adanya Masalah Pada Instalasi Listrik Rumah

Cara Mencegah Korsleting Listrik

korsleting listrik
Image by Freepik

Untuk mencegah terjadinya korsleting listrik di rumah, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Instalasi listrik. Pastikan instalasi listrik dilakukan oleh teknisi berpengalaman, sehingga menghindari adanya aliran listrik yang tidak benar. Apalagi jika listrik rumah Anda dibuat model tanam, adanya gangguan listrik akibat instalasi yang salah akan sulit terdeteksi, sehingga berpotensi menimbulkan bahaya.
  2. Kualitas kabel. Pastikan bahwa kabel yang Anda gunakan memiliki kualitas yang baik. Terutama untuk kabel yang akan dipasang pada bagian dalam atau kabel yang akan ditanam. Sebab, kabel ini akan sulit untuk dijangkau, sehingga kualitas yang baik dapat membantu agar lebih tahan lama.
  3. Sesuaikan ukuran kabel. Tahukah Anda bahwa berbeda daya listrik yang dibutuhkan maka akan berbeda pula spesifikasi kabel yang digunakan? Jadi, pastikan Anda menggunakan jenis kabel yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
  4. Cek kabel. Lakukan  pengecekan fisik kabel secara berkala untuk memastikan bahwa kondisinya masih baik untuk digunakan.
  5. Atur suhu. Pastikan kabel tidak berada di lokasi yang memiliki suhu tinggi, misalnya di dekat kompor atau peralatan lain yang mengeluarkan panas.

Selain memahami cara mencegah korsleting listrik, Anda juga sangat disarankan menggunakan Miniature Circuit Breaker (MCB) dan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) yang berkualitas. MCB berfungsi untuk memutus aliran listrik secara otomatis saat terjadinya korsleting. Sementara ELCB dapat menjadi pengaman untuk mendeteksi adanya kebocoran arus ke tanah.

Itulah informasi penting yang perlu Anda ketahui mengenai korsleting listrik. Jika saat ini Anda sedang berencana membangun atau merenovasi rumah, pastikan memerhatikan masalah kelistrikan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan di masa depan. Sementara untuk material bangunannya, Anda bisa menggunakan material dari SCG CBM.

Kami menyediakan berbagai material bangunan berkualitas, seperti SCG Mortar Perekat Bata Ringan, Semen SCG ramah lingkungan, Jayamix by SCG, dan berbagai material lainnya. Segera hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Bagikan: