Lewati ke konten utama

Bebas Mampet, Ini Tips Menjaga Saluran Air Selalu Lancar

“Saluran air yang tersumbat dapat menjadi sumber masalah kebersihan. Bau tak sedap pun muncul karena kamar mandi dan bak cuci di dapur dipenuhi air buangan yang menggenang.”

Saluran air atau dikenal juga dengan saluran pembuangan memiliki peranan penting dalam aspek kebersihan di rumah. Umumnya terdapat dua bagian saluran air di rumah. Pertama adalah saluran untuk limbah kloset dan yang kedua merupakan saluran untuk limbah cair, seperti air bekas cuci dan mandi, yang di alirkan melalui floor drain.

Saluran air yang tersumbat dapat menjadi sumber masalah kebersihan. Bau tak sedap pun muncul karena kamar mandi dan bak cuci di dapur dipenuhi air buangan yang menggenang. Genangan air yang muncul akibat saluran air yang rusak juga mengandung bakteri dan kuman yang berbahaya untuk kesehatan anggota keluarga.

Untuk menghindari hal-hal merugikan yang diakibatkan dari pampatnya saluran air, kamu bisa mencoba beberapa tips berikut ini. Yuk, simak ulasannya!

  1. Ketahui penyebab pampatnya saluran air

Terhambatnya laju air di saluran buangan biasanya disebabkan oleh helaian rambut rontok, ampas sabun, dan sampo yang menumpuk pada bagian dalam pipa. Benda-benda yang sulit terurai, seperti tisu dan sisa pembalut sering kali tercecer dan terbuang ke dalam kloset sehingga menyebabkan saluran air kotor menuju septic tank ikut tersumbat.

Sedangkan pada bak cuci piring, sisa makanan dan minyak menjadi penyebab utama tersendatnya saluran air. Minyak yang menempel di bagian dalam pipa saluran air dapat mengeras sehingga menghambat aliran air.

  1. Tidak membuang sampah ke saluran air

Mampetnya saluran air bisa dicegah dengan mudah salah satunya dengan tidak membuang sampah apapun ke dalam wastafel, kloset, dan bak cuci piring. Sisa makan sebaiknya langsung di buang ke tempat sampah.

Sampah cair seperti minyak, mentega, dan santan bisa disaring terlebih dahulu sebelum dibuang ke saluran air atau membuangnya secara langsung ketika dimasukkan ke dalam wadah. Supaya tidak perlu repot-repot melakukan penyedotan saat saluran air mampet, berpikir ulanglah sebelum membuang sampah apapun ke dalam wastafel dan bak cuci.

  1. Membersihkan lubang saluran air secara rutin

Menyangkutnya sisa makanan dan helaian rambut sering kali memang tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, bersihkanlah lubang atau ujung pipa saluran air paling tidak seminggu sekali.

Gunakanlah cairan disinfektan untuk membasmi bakteri dan kuman penyakit yang bersarang di sana. Manfaat juga bahan-bahan masak, seperti baking soda atau cuka, untuk menghancurkan kotoran yang menggumpal di dalam saluran air.

Selain itu, memasang saringan (filter) pada bagian lubang saluran floor drain (drainase) juga dapat mencegah benda-beda berukuran besar masuk ke dalam saluran air.

  1. Gunakan pipa yang tepat

Tersumbatnya saluran air juga bisa disebabkan dari pipa saluran air yang digunakan. Pilihlah pipa berkualitas yang terbuat dari resin murni yang tampilan luarnya tidak mengilap. Jika pipa terlihat mengilap biasanya bahan dasarnya mengandung campuran aditif yang membuat pipa saluran air mudah pecah dan retak.

Perhatikan juga bagian dalam pipa. Untuk melancarkan aliran air buangan dan menghindari kotoran yang menempel, pilihlah pipa saluran air yang memiliki permukaan dalam yang halus dan licin. Diameter pipa juga sebaiknya tidak terlalu kecil karena akan lebih mudah tersumbat, idealnya pipa untuk saluran air yang lancar berdiameter 4 inci.

  1. Pastikan sistem pemipaan tidak bermasalah

Sistem pemipaan juga memberi andil terhadap kelancaran aliran di saluran air. Kotoran di saluran air biasanya rawan tersangkut di area kelokkan. Untuk mencegah hal ini, terapkanlah sistem pipa belok Y dengan kemiringan kurang dari 45 derajat.

Sistem pemipaan lain yang sering digunakan untuk saluran air yaitu sistem belok T dengan kemiringan tepat 45 derajat justru malah lebih mudah tersumbat. Dalam sistem pemipaan saluran air, semakin miring maka semakin lancar alirannya.

Sistem pemipaan juga memberi andil terhadap kelancaran aliran di saluran air.

Kotoran di saluran air biasanya rawan tersangkut di area kelokkan. Untuk mencegah hal ini, terapkanlah sistem pipa belok Y dengan kemiringan kurang dari 45 derajat.

Sistem pemipaan lain yang sering digunakan untuk saluran air yaitu sistem belok T dengan kemiringan tepat 45 derajat justru malah lebih mudah tersumbat. Dalam sistem pemipaan saluran air, semakin miring maka semakin lancar alirannya.

  1. Cara mengatasi saluran air yang tersumbat

Jika salura air di rumah tersumbat gunakan bahan pembersih alami untuk mengatasinya, seperti soda kue, cuka, dan bilas dengan air mendidih.

Banyakpipa saluran air yang tidak tahan dengan efek panas yang dihasilkan cairan penghancur lemak, seperti soda api. Cairan ini terbuat dari bahan kimia yang dapat merusak pipa saluran air sehingga beresiko mengakibatkan kebocoran.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, aktivitas rumah tangga tidak lagi terganggu karena saluran air yang mampet.

Sumber : https://www.dekoruma.com/artikel/76738/tips-menjaga-saluran-air-selalu-lancar

Bagikan: