Lewati ke konten utama
Jual rumah

Sebelum Dijual, Baiknya Renovasi Rumah Dulu atau Tidak, Ya?

“Duh, bingung deh, mau jual rumah tapi perlu renovasi dulu, nggak ya?”

Ingin menjual rumah, tetapi masih ragu apakah perlu direnovasi terlebih dahulu? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang berencana untuk menjual rumah yang sudah lama ditempati. Pada dasarnya, keputusan untuk melakukan renovasi atau langsung menjual rumah sangat bergantung pada kondisi bangunan. 

Untuk itu, sebelum menjual rumah, sebaiknya perhatikan dahulu beberapa hal-hal penting berikut:

Renovasi Rumah Sebelum Dijual

Renovasi rumah
Image by rawpixel.com on Freepik

Merenovasi rumah sebelum dijual sebenarnya tidak masalah. Hal ini karena menjual rumah dalam keadaan yang masih bagus tentu saja dapat menaikkan harga jual rumah. Sebaliknya, bila rumah yang dijual sudah tidak layak huni dan pembeli harus merenovasi ulang semua bagian rumah sebelum ditempati, harga jualnya tentu bisa jatuh.

Oleh karena itu, mari sama-sama kita cek kelebihan dan kekurangan bila merenovasi rumah sebelum menjualnya:

Kelebihan Renovasi Rumah

  • Tampilan rumah terlihat semakin menarik,
  • Harga jual rumah meningkat.

Kekurangan Renovasi Rumah

  • Rumah baru bisa dijual setelah direnovasi,
  • Biaya untuk renovasi bisa lebih mahal.

Lantas, apakah perlu untuk renovasi rumah sebelum menjualnya? Untuk jawabannya adalah bisa direnovasi karena dapat menaikkan harga jual rumah. Akan tetapi, biaya yang dikeluarkan juga terbilang tidak sedikit. Jadi, Anda perlu untuk mempertimbangkan berbagai hal terlebih dahulu sebelum merenovasinya.

Apabila kondisi rumah memang terlihat sudah tidak layak huni, merenovasi terlebih dahulu sebelum dijual sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, menjual rumah yang tidak layak huni, tentu tidak akan dilirik oleh pembeli. Biasanya, pembeli lebih tertarik membeli rumah yang masih bagus dan tidak perlu banyak renovasi.

Baca Juga: Biaya Renovasi Rumah Apa Saja yang Perlu Disiapkan? Ini Daftarnya!

Tips Renovasi Rumah Sebelum Dijual

Renovasi rumah
Image by freepik

Ada beberapa tips yang mungkin saja bisa Anda terapkan ketika merenovasi rumah sebelum dijual dan tidak membuat Anda boncos. Apa sajakah? Yuk, simak selengkapnya di kelanjutan artikel ini!

Cari Tahu Tren Rumah

Hampir setiap tahun tren rumah berganti, misalnya di tahun 2025, trennya ada beberapa seperti Tropical, Japandi, dan Minimalis Modern. Nah, Anda perlu untuk mencari tahu terlebih dahulu tren apa yang sedang hype. Jika sudah tahu, Anda bisa langsung merenovasi rumah sesuai dengan tren tersebut.

Fokus pada Kerusakan

Supaya biaya renovasi rumah tidak semakin membengkak, saat renovasi rumah Anda bisa fokus pada bagian yang mengalami kerusakan. Sebagai contoh, atap rumah sudah terlihat rusak, Anda bisa langsung menggantinya dengan yang baru. Apabila beberapa bagian rumah masih terlihat bagus, Anda bisa membiarkannya dan tidak perlu menggantinya.

Fasad rumah
Image by freepik

Percantik Bagian Luar Rumah

Don’t judge a book by its cover. Memang, betul! Akan tetapi, ketika membeli rumah, biasanya banyak pembeli yang melihat tampilan luarnya dulu. Apabila bagian luar didesain dengan cantik dan elegan, umumnya pembeli akan langsung tertarik. Untuk itu, sebelum menjual rumah, sebaiknya percantik dulu bagian luarnya.

Tidak Memaksakan Kehendak Pribadi

Tujuan awal Anda merenovasi rumah adalah menjualnya dengan harga yang sesuai. Maka dari itu, ketika melakukan renovasi rumah, sebaiknya tidak memaksakan kehendak pribadi, misalnya ingin mengaplikasikan desain lebih gelap bukan yang sedang tren. Hal ini sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi penjualan rumah.

Estimasi Biaya untuk Renovasi Rumah

Renovasi rumah
Image by freepik

Lantas, berapakah biaya yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah? Supaya bisa menjadi gambaran, berikut estimasinya:

  • Renovasi besar, membutuhkan biaya lebih dari 500 juta dan biasanya untuk perombakan lebih banyak.
  • Renovasi sedang: memerlukan biaya sekitar 200-500 juta dan umumnya hanya untuk merenovasi beberapa bagian rumah.
  • Renovasi kecil, membutuhkan biaya 100-200 juta dan hanya dilakukan untuk merenovasi bagian-bagian yang perlu direnovasi dan cat ulang rumah. 

Baca Juga: Percantik Tampilan Rumah dengan 10 Motif Geometris

Demikian ulasan singkat terkait renovasi rumah sebelum dijual. Jika rumah Anda memang perlu direnovasi karena ada bagian yang sudah terlihat rusak parah, maka bisa membeli bahan bangunannya ke SCG CBM karena memberikan hasil yang lebih rapi, tahan guncang, dan pantang tumbang.

SCG CBM menyediakan berbagai bahan bangunan berkualitas terbaik yang bisa digunakan untuk merenovasi rumah tingkat minimalis Anda. Salah satunya SCG Portland Composite (PCC), menggunakan teknologi ramah lingkungan, semen ini memiliki daya ikat kuat dan rendah penyusutan.

Biasanya, semen ini banyak digunakan untuk memasang acian dinding, plesteran, dan sebagainya. Semen SCG terbukti kuat dan tahan lama. Cek produknya di sini!

Bagikan: