Struktur dari bangunan rumah menjadi aspek yang sangat penting. Selain memberikan kenyamanan, struktur yang tepat akan meningkatkan keamanan dari penghuninya. Oleh sebab itu, menentukan struktur rumah idaman harus didahulukan ketika berencana membangunnya.
Lantas, bagaimana cara menentukannya? Sebelum melangkah lebih lanjut, mari pahami apa yang dimaksud dengan struktur bangunan di bawah ini!
Struktur Bangunan Adalah?
Sederhananya, struktur bangunan adalah rangkaian dari sejumlah komponen/bagian yang saling terkait untuk menciptakan sebuah bangunan jadi. Komponen pembangun rumah ini mencakup beberapa hal. Di antaranya sebagai berikut:
1. Pondasi
Komponen paling penting dalam sebuah konstruksi bangunan adalah pondasi. Pondasi ini berperan sebagai penyangga dari keseluruhan bangunan. Letaknya berada di tanah. Pembuatannya harus diperhitungkan secara matang. Misalnya dengan menghitung kedalaman serta menghitung jumlah bahan bangunan yang diperlukan.
Description img: Olive sun villa, Heraklion, Kreta
Semuanya diperhitungkan supaya pondasinya tidak bergeser atau retak ketika mendapatkan tekanan dari bangunan di atasnya. Makanya, biasanya pembangun rumah akan sangat teliti ketika membuat pondasi bangunan.
Baca Juga: Kupas Tuntas Beragam Pondasi Bangunan Bertingkat
2. Kolom dan Balok
Kolom merupakan kerangka dari sebuah konstruksi bangunan. Fungsinya sebagai penerus beban ke pondasi. Jika dilihat dari fungsinya, kolom ini bisa mempengaruhi keseluruhan bangunan. Ketika kolom mengalami kerusakan, tentunya bangunan rumah akan menjadi sangat rentan. Oleh sebab itu, penting bagi pembangun untuk membuatnya lebih kokoh.
Sedangkan balok sendiri sebagai penguatan dari bangunan. Bentuknya horizontal. Berfungsi sebagai pengikat kolom lantai hingga dudukan lantai. Keduanya sama-sama penting. Pembuatannya harus diperhitungkan secara matang. Ini disesuaikan dengan konsep desain rumah yang ingin direalisasikan. Contohnya rumah tingkat.
Hal yang diperhitungkan adalah ketebalan kolom dan balok. Kemudian, jenis dan jumlah besi hingga material untuk pembetonannya. Semuanya diperhitungkan secara matang agar kekuatannya lebih terjamin.
3. Atap
Description img: Dien Khanh House/6717 Studio
Komponen yang tak kalah penting dalam sebuah bangunan adalah atap. Atap ini menjadi penutup dari bangunan di bagian atas. Salah satu fungsinya adalah melindungi penghuni dari terik dan hujan.
Baca Juga: Plus Minus Penggunaan Atap Beton Untuk Bangunan
4. Lantai
Lantai juga menjadi salah satu bagian penting dalam hunian. Komponen ini juga sangat diperhatikan. Terutama berkaitan dengan pemilihan material yang hendak diaplikasikan pada lantai. Biasanya, pemilihannya disesuaikan dengan konsep hunian. Kemudian, warnanya disenadakan dengan desain supaya bisa menghasilkan tampilan lebih menarik dan luas.
Baca Juga: Material Lantai Favorit untuk Rumah Minimalis, Anda Pilih Mana?
Tips Menentukan Struktur Bangunan Rumah Idaman
Setelah mengetahui komponen dalam struktur bangunan rumah, mari beranjak ke tips menentukan struktur bangunannya. Tips ini bisa diaplikasikan ketika ingin membangun dari awal atau pun merenovasi rumah. Berikut ini tipsnya!
1. Tentukan Konsep Desain Rumah
Inspirasi desain rumah cukup banyak. Masing-masing individu memiliki ketertarikan sendiri terkait desainnya. Dan setiap desain memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Jika Anda masih bingung tentang desainnya, Anda dapat mencari inspirasinya di berbagai sumber. Cobalah untuk melihat beberapa desain yang dinilai sesuai dengan luas lahan.
Dari sini, Anda bisa menilai sebuah desain. Setelah itu, perhatikan gambar struktur bangunan dari sebuah desain. Gambar dari sebuah konstruksi ini akan memberikan kejelasan informasi. Nantinya, Anda juga akan memahami kisaran anggaran yang seharusnya dikeluarkan.
Secara umum, ada beberapa hal yang diperhatikan ketika menentukan sebuah konsep desain rumah. Yang pertama adalah struktur dan konstruksinya yang mencakup pondasi, dinding hingga atap. Kedua adalah mengelompokkan ruang bangunan. Ini disesuaikan dengan besarnya ruang, jenis ruangan hingga hubungan antar ruang yang akan disediakan.
Sementara yang ketiga adalah memahami persyaratan terkait sebuah ruangan. Syarat yang utama adalah punya sirkulasi udara yang baik serta pencahayaannya tepat.
2. Perhatikan Biaya Pembangunan
Setelah menentukan sebuah desain, Anda perlu membuat perencanaan anggarannya. Perencanaan ini diperlukan supaya pelaksanaan pembangunan tidak macet di tengah jalan. Perlu diingat bahwa biaya yang paling besar ketika membangun sebuah rumah berkaitan dengan strukturnya. Tentunya, sejumlah material bermutu yang mendukung daya tahan dari konstruksi akan cukup menguras biaya.
Meskipun begitu, bukan berarti jika Anda tidak bisa menghemat anggarannya. Karena, tetap ada solusinya ketika anggarannya memang terbatas. Secara umum, bagian struktur yang harus diutamakan kualitasnya adalah pondasi dan struktur rangkanya. Komponen inilah yang akan menunjang pada durabilitas sebuah bangunan.

Untuk itulah, hitunglah semua materialnya secara cermat. Usahakan agar spesifikasi materialnya memang sesuai. Dan untuk menghematnya, cari momen yang tepat untuk mendapatkan material yang berkualitas namun harganya lebih bersahabat.
Setelah mendapatkan hitungan kasar dari anggaran struktur tersebut, Anda bisa menghitung anggaran untuk struktur atap dan lantai. Untuk komponen ini, Anda bisa pilih-pilih sesuai selera. Misalnya ketika bugdetnya sudah menipis, pertimbangkan untuk memilih atap berbahan fiber semen ramah lingkungan. Bahan ini sebaiknya tidak mengandung asbestos. Biasanya, harganya lebih ringan namun kualitasnya tetap bagus.
Kemudian untuk lantainya, pilih keramik yang notabene harganya lebih terjangkau. Yang terpenting adalah pemilihan warnanya dan kualitasnya. Warna ini bisa mempengaruhi pada seluruh tampilan. Ketika warnanya sesuai, kesan luas pun bisa didapatkan
Baca Juga: Cara Hitung Biaya Tukang Pembangunan Rumah
3. Pilih Tukang yang Tepat
Setelah menentukan struktur rumah idaman dan biayanya, Anda selangkah lagi bisa merealisasikannya. Supaya bangunannya segera terwujud, pilihlah tukang yang profesional. Tukang profesional ini kenyang akan pengalaman. Tentunya, tukang tersebut sudah memahami sebuah desain. Bahkan dengan pengalamannya, pengerjaannya pun lebih cepat.
Biasanya, biaya untuk tukang bangunan profesional ini akan lebih mahal. Tetapi bila dilihat dari proses pengerjaannya, tukang seperti ini lebih worth it. Kenapa? Karena tukang ini bisa menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu. Di samping itu, hasil akhirnya pun sesuai dengan yang Anda inginkan.

Berbeda jika Anda menggunakan tukang yang ala kadarnya. Risikonya, rumah yang Anda impikan malah tidak sesuai harapan. Selain itu, proses pengerjaannya terkadang memakan waktu. Lebih parahnya, anggaran yang Anda buat semakin membengkak. Contohnya pembangunan selalu kurang bahan lantaran tidak diaplikasikan sesuai prosedur.
Sadar jika tukang menjadi kunci utama dalam membangun sebuah rumah, maka penting bagi Anda untuk memilih tukang yang profesional. Setidaknya, biaya yang Anda keluarkan terbayar lunas dengan hasil akhir yang memuaskan.
Demikianlah informasi mengenai bagaimana menentukan struktur rumah idaman dan tips membangunnya. Pikirkan secara matang ketika berencana membangunnya. Mulai dari strukturnya hingga anggarannya. Dengan begitu, Anda bisa merealisasikan hunian nyaman sesuai harapan.
Bagikan:



