Banyaknya inspirasi desain yang semakin berkembang menjadi salah satu faktor meningkatnya tren desain rumah saat ini seringkali membuat orang salah kaprah dalam mendesain. Desain yang bagus tentunya bisa mendukung kenyamanan dalam beraktivitas dan tinggal di rumah. Sebaliknya, desain yang salah dapat mengurangi kenyamanannya.
Untuk itu, kenalilah ciri-ciri desain rumah yang salah sebagai bahan acuan atau pengingat ketika Anda hendak merancang desain rumah impian. Adapun cirinya tersebut bisa Anda lihat berdasarkan proporsi ruangan, furniture dan penggunaan energi di rumah. Adapun ciri-ciri rumah salah desain yang perlu Anda pelajari dan wajib dihindari antara lain ialah:
1. Memakai Banyak Hiasan Logam
Penggunaan hiasan logam dapat memberi kesan tampilan yang lebih mewah dan elegan. Itulah kenapa beberapa orang memilih hiasan ini untuk interiornya. Akan tetapi, terlalu banyak memakai hiasan logam juga tidak bagus.
Image Description: Dinding kamar mandi yang menggunakan bahan dari logam/metal
Furniture berukuran kecil yang ditaruh terlalu banyak di ruang sempit justru dapat membuat ruangan terasa penuh. Terlebih jika penempatan dan ukuran barangnya tidak proporsional. Ruangan yang kecil itu malah akan terkesan semakin kacau, bahkan tampak seperti gudang barang. Maka dari itu, dibanding meletakkan lima kursi kecil untuk ruangan berukuran sempit, Anda bisa lebih memilih menempatkan satu saja sofa besar.
Baca Juga: 7 Jenis Furniture Multifungsi untuk Ruang Sempit dan Tips Memilihnya
2. Proporsi Ruangan Tidak Sama
Mendesain rumah dengan proporsi ruangan yang tidak sama bisa berakibat pada ruangan yang terkesan sempit. Oleh karena itu, ada baiknya untuk membagi setiap ruangan sama besarnya.
Jika ruang tamu, dua kamar tidur dan dapur memiliki proporsi yang sama, maka rumah Anda tidak akan terasa sempit. Apalagi bila pemilihan ukuran furniturnya tidak memakan banyak tempat.
Selain itu, tata letak ruangan juga wajib diperhatikan. Penempatan setiap furnitur perlu diatur serapi mungkin agar tidak tampak sesak. Pengaturan ruangan dengan proporsi yang sama akan membuat hunian Anda terasa lega dan tampak teratur meski berukuran kecil.
Baca Juga: Membangun Rumah di Akses Yang Sempit? Ini Triknya
3. Kombinasi Warna yang Buruk
Banyak orang melakukan kesalahan saat memilih warna cat untuk hunian. Mereka cenderung hanya berfokus pada warna cat dinding saja. Padahal warna lantai dan plafon juga perlu dipertimbangkan.
Kesalahan dalam memilih warna cat dapat menyebabkan interior rumah tampak kacau. Kombinasi warna yang buruk mengakibatkan ruangan terkesan sumpek. Perpaduan warna-warna yang tidak biasa juga belum tentu berhasil.
Sebagai pengingat, ada beberapa warna yang memang cocok digabungkan. Namun ada pula warna yang tidak bisa dipadupadankan. Kuncinya, berpeganglah pada 1 atau 2 warna inti kemudian lengkapi dengan warna netral agar kombinasi warna rumah semakin cantik dan tidak monoton.
Baca Juga: Tips Sederhana Menentukan Warna Cat Eksterior Rumah
4. Tidak Memiliki Storage
Ciri rumah salah desain berikutnya adalah tidak memiliki storage. Perlunya untuk memiliki ruang penyimpanan yang cukup di rumah selama ini memang kurang diperhatikan. Padahal di dalam rumah ada banyak sekali barang yang harus ditata dan disimpan. Iya kan?
Oleh karena itu, baiknya desain rumah agar mempunyai ruang penyimpanan yang memadai. Misal dengan menambahkan ambalan untuk rak atau manfaatkan sudut ruangan dengan membangun lemari di bagian cekungannya.
Baca Juga: 5 Model Gudang Samping Rumah yang Simple Tapi Bisa Muat Banyak
5. Tidak Memiliki Area Privasi
Sebagai hunian keluarga, rumah harus memiliki area privasi bagi setiap penghuni. Jadi pastikan desain rumah Anda tidak memiliki masalah privasi. Ingatlah untuk mendesain beberapa ruangan hanya untuk penghuni rumah saja.
Beri batasan mana ruangan yang boleh untuk publik dan mana khusus penghuni. Dalam hal ini Anda bisa menggunakan sekat berupa dinding, rak lemari atau lain sejenisnya sebagai pembatas ruangan.
Sementara itu, untuk menjaga privasi pandangan dari arah luar rumah, Anda bisa memilih desain jendela yang tidak terlalu besar. Atau gunakan saja jenis kaca yang buram dan tambahkan tirai jika tetap ingin jendela kaca yang besar.
Baca Juga: 10 Inspirasi Sekat Kamar Tidur Minimalis yang Cantik dan Tidak Nguras Kantong
6. Tempat Tidur di Sudut Ruangan
Selama ini, banyak orang meletakkan tempat tidur di sudut ruangan dengan dalih agar tidak menghalangi jalan. Padahal posisi tersebut bisa membuat kamar tidur terasa penuh dan mengganggu pandangan mata.
Ranjang tempat tidur sebaiknya diposisikan agar berada di tengah ruangan. Pada posisi itu, ranjang akan memberikan titik fokus dan ruang di sekitar tempat tidur. Jadi suasana kamar tidur pun akan terasa lebih lapang dan nyaman.
7. Terlalu Banyak Pencahayaan
Rumah yang minim akan pencahayaan memang kurang nyaman. Tapi rumah yang terlalu banyak pencahayaan juga tidak bagus. Anda harus pintar-pintar mengatur sumber cahayanya agar rumah tidak gelap atau terlalu terang.
Apabila di ruangan terlalu banyak sinar matahari masuk, suhu di dalamnya pasti akan terasa panas dan silau. Jika memakai banyak lampu, hal itu tentunya akan berimbas pada tagihan listrik yang naik.
Solusinya, buatlah desain bukaan yang cukup besar di setiap ruangan agar cahaya matahari dapat masuk. Gunakan pula jenis lampu yang mampu menerangi hingga ke seluruh sudut ruangan meski hanya memakai satu lampu.
Baca Juga: Harus Tahu! 8 Jenis-JenisLampu dan Perbedaannya
8. Tidak Mempertimbangkan Aspek Luar Ruangan
Look depan rumah yang terkesan “aneh” mungkin saja terjadi akibat salah desain. Karena itu, desain fasad rumah yang merupakan bagian wajah utama yang akan langsung terlihat dari luar benar-benar harus dipertimbangkan.
Description image: Surry Hills House – Benn & Penna Architecture
Agar Anda bisa mendapatkan rumah sesuai keinginan, jangan lupa perhitungkan aspek luar ruangan. Misal, berikan sentuhan menyegarkan dengan menambahkan beberapa tanaman untuk kesan asri dan tampilan lebih menarik.
Pastikan juga aspek luar ruangan rumah menjadi aman, salah satunnya membuat dinding rumah yang kuat dengan menggunakan bahan bangunan yang berkualitas. Salah satunya adalah semen SCG PCC dari SCG. Selain berkualitas, semen SCG kini dibuat dengan teknologi ramah lingkungan yang juga cocok untuk aplikasi beton, pasangan bata dan pekerjaan konstruksi lainnya. Penasaran? Klik di sini sekarang, untuk mendapatkan informasi mengenai harga dan ketersediaan produk.
Baca Juga: 11 Kriteria Rumah Ideal yang Nyaman untuk Keluarga
9. Kabel Listrik Terlihat
Ciri desain rumah yang salah selanjutnya, adanya kabel listrik yang terlihat. Kabel listrik yang berserakan tidak hanya berbahaya tapi juga membuat rumah tampak berantakan. Maka dari itu, jaga semua kabel tetap teratur dan rapi. Jangan sampai kabel-kabel tersebut berceceran dan mengganggu.
Buatlah ruang khusus untuk tempat mengisi daya perangkat secara tersembunyi. Ini bisa berupa laci atau rak khusus dalam lemari agar kabel tidak berhamburan saat tidak digunakan. Usahakan juga semua sumber daya listrik dibuat agar tidak mudah terjangkau oleh anak-anak maupun hewan peliharaan.
Baca Juga: Tips Hemat Energi Untuk Rumah Berkelanjutan
10. Salah Memilih Ukuran Karpet
Kesalahan yang satu ini mungkin terkesan sepele dan jarang disadari. Tapi jangan salah, pemilihan karpet yang tidak tepat bisa sangat berpengaruh pada keindahan interior rumah.
Keberadaan karpet pada dasarnya memang bertujuan sebagai alas lantai. Namun secara luas, fungsi karpet lebih dari itu. Karpet yang terlalu kecil dapat membuat ruangan terasa lebih mungil dari aslinya. Tampilannya pun jadi terlihat seperti penuh sesak dan berantakan.
Alangkah baiknya dalam memilih ukuran karpet, furnitur ruang tamu diposisikan setengah dari karpet. Hal ini bertujuan agar tampilan terlihat menyatu dan tidak terkesan memiliki potongan mengambang yang akhirnya terlihat putus-putus.
Nah, demikianlah tadi 10 ciri desain rumah yang salah dan wajib untuk dihindari. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan tersebut, diharapkan Anda bisa menilai apakah desain hunian sudah benar atau masih keliru. Terutama demi mewujudkan rumah impian Anda.
Bagikan:



